Bantul/Jakarta, 14 Maret 2026 — Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Trainer Kompeten Indonesia melaksanakan Uji Kompetensi Skema Instruktur Junior pada 13 dan 14 Maret 2026 di dua lokasi yang berbeda, yaitu Tempat Uji Kompetensi (TUK) Cepit, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dan TUK Hotel Sofyan Cut Meutia, Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh tiga peserta, dengan dua peserta mengikuti asesmen di TUK Cepit pada 13 Maret 2026 dan satu peserta mengikuti asesmen di TUK Hotel Sofyan Cut Meutia pada 14 Maret 2026.
Pelaksanaan uji kompetensi ini bertujuan untuk memberikan pengakuan kompetensi kepada para instruktur yang telah memenuhi standar kompetensi kerja pada Skema Instruktur Junior. Sertifikasi kompetensi menjadi salah satu instrumen penting dalam memastikan bahwa seorang instruktur memiliki kemampuan yang sesuai dengan tuntutan profesi serta mampu melaksanakan kegiatan pembelajaran dan pelatihan secara efektif dan profesional.
Seluruh peserta mengikuti asesmen pada skema yang sama dengan mengacu pada unit-unit kompetensi yang telah ditetapkan dalam Skema Instruktur Junior. Proses asesmen dilaksanakan sesuai dengan prinsip validitas, objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas guna menjamin mutu serta kredibilitas hasil sertifikasi kompetensi.
Dalam pelaksanaannya, asesmen dilakukan oleh asesor kompetensi LSP Trainer Kompeten Indonesia yang bertugas pada masing-masing lokasi. Sebanyak dua asesor ditugaskan pada pelaksanaan uji kompetensi di TUK Cepit, yaitu Untung Subagyo dan Tin Dels Marce Ndawu, sedangkan pelaksanaan asesmen di TUK Hotel Sofyan Cut Meutia dilaksanakan oleh asesor Leli Mardiana.
Melalui proses asesmen, peserta diberikan kesempatan untuk menunjukkan bukti-bukti kompetensi yang relevan sesuai dengan standar yang dipersyaratkan. Bukti kompetensi tersebut kemudian diverifikasi dan dievaluasi oleh asesor sebagai dasar dalam menetapkan keputusan kompetensi peserta.
Meskipun dilaksanakan dengan jumlah peserta yang terbatas, kegiatan ini tetap menjadi bagian dari komitmen LSP Trainer Kompeten Indonesia dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang kompeten dan profesional. Sertifikasi kompetensi diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi peserta sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap kemampuan yang dimiliki dalam menjalankan peran sebagai instruktur.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan tertib di masing-masing lokasi. Melalui pelaksanaan uji kompetensi ini, LSP Trainer Kompeten Indonesia berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak instruktur yang kompeten, profesional, dan siap mendukung pengembangan sumber daya manusia di berbagai sektor.

0 Komentar